19 April 2014

icon



PT Bank Ina Perdana (Bank Ina)  dididirikan   pada  bulan Februari 1990 berdasarkan  Akta Pendirian Nomor 32 tanggal 9 Pebruari 1990, dibuat di hadapan Winnie Hadiprodjo, S.H., pengganti dari Kartini Mulyadi, S.H., Notaris di Jakarta yang kemudian akta tersebut dirubah dengan Akta  Nomor 79 tanggal 22 Mei 1990, dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah memperoleh Pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor C2-3639 HT.01.01Th.90, tanggal 23 Juni 1990, serta telah  diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 84 tanggal 19 Oktober 1990, Tambahan Nomor 4242.

Saat  ini  Bank Ina berkantor Pusat di Wisma BSG Corporation Jl. Abdul Muis No. 40 Jakarta Pusat.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan memperluas jaringan, dilakukan pengembangan jaringan kantor, yaitu pada akhir tahun 2008 jumlah jaringan kantor sebanyak 14 kantor dan  hingga pada bulan Februari 2010 jaringan kantor menjadi 20 kantor.

Dalam upaya mendekatkan diri serta meningkatkan  layanan perbankan  kepada nasabah,  Bank Ina telah menyediakan fasilitas ATM yang diletakkan diberbagai lokasi yang umumnya tidak jauh dari kantor Bank Ina, serta menjadi salah satu anggota ATM Bersama.

Bank Ina melangkah maju mengembangkan diri secara berkesinambungan  dengan semangat dan komimen yang tinggi dari pemegang saham, pengurus dan karyawan, selalu diwujudkan dengan pembuatan produk dan jasa perbankan  yang mampu menyerap pasar,  seperti  layanan transfer valas bekerja sama dengan CIMB Niaga.